Selasa 15 Maret 2011, merasa gembira dan bangga dengan kawan-kawan mahasiswa STAIN Kediri yang begitu semangat dalam pemilu tahun ini, pagi itu bertepatan dengan janjian saya dengan Bapak Taufik Al-Amin, saya melihat ada triakan-triakan dari gedung SC, dan saya tertarik untuk melihatnya, karena suara-suara seperti orasi itu mengingatkan saya pada tahun 2008 kemarin. waktu itu saya dan kawan-kawan aliansi dari berbagai golongan membentuk sebuah forum, namanya FKM ( Forum Komunikasi Mahasiswa) dimana kami memiliki tujuan untuk menindak tentang undang undang yang menjelaskan bahwa mahasiswa yang sudah sidang ujian/munakosah bukan mahasiswa, akan tetapi waktu itu presiden BEM belum juga di turunkan, secara reflek kawan-kawan berkumpul dari berbagai kelompok dan warung-warung kopi untuk membahas hal tersebut. hingga berkumpul dan menetapkan pembacaan untuk masalah ini, pembacaan waktu itu di kantor BEM, yang sekarang jadi gedung SC, diskusi panjang dari jam 9 malam sampai jam 2 pagi, bahkan sampai pagi tak trasa capek atau lelah untuk kawan-kawan waktu itu, karena membahas tentang bagaimana kebijakan yang harusnya di lakukan PK3, PK3 waktu itu Drs. Samsul Huda. Kami turun melakukan aksi demo di depan akademik dengan tujuan meminta audiensi, karena kita mahasiswa yang memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikannya. namun waktu itu PK3 tidak mampu menjelaskan beberapa alasan yang di tanyakan, ketika di tanya undang-undang bliau tidak tau. tanpa segan kawan kawan langsung naik ke lantai 3, kita segel bersama atas nama mahasiswa, dan apa yang akan terjadi kita atasi bersama. karena bukan kantor PK3 saja yang di segel, bahkan kantor BEM juga kita segel wakti itu.
Sedikit pengalaman saya waktu itu, karena kemarin saya melihat dengan jelas betapa antusianya mahasiswa dalam mengikuti pra pemilu, Hal ini menjelaskan kepedulian mahasiswa sangat baik. Sebuah ruang kecil di dalam STAIN Kediri, memberikan wadah para mahasiswa untuk belajar lebih jauh lagi arti politik dan bagaimana memahami kebersamaan. akan tetapi akan sangat di sayangkan ketika mahasiswa belum mampu menjelaskan apa yang harus dia kerjakan sebagai mahasiswa yang memiliki banyak tanggung jawab, tanggung jawab kepada Tuhan, tanggung jawab kepada orang tua dll.
Pemilu bukan hanya sebuah kompetisi, dimana dalam pemilu ini memiliki tujuan yang sama yaitu "MEMBANGUN", artinya dari sinilah kita tunjukan bahawa mahasiswa STAIN Kediri memliki kualitas yang baik dalam cara berfikir dan berpolitik, bukan sekedar memenangkan pemilihan saja,namun tetap menjaga rasa persaudaraan dan kekuatan intelektual yang di akui. bisa di andaikan seperti bagaimana kita membangun menara, ketika kita ingin menara ini berdiri dengan kokoh, maka tiang tiang menara ini adalah beberapa klompok yang mampu menyatu dalam 1 misi untuk membangun. akan tetapi jika terjadi percecokan, jauh dari perskawanan, atau saling menjatuhkan, bagaimana kita membangun menara itu.
"sedikit refleksi "
perskawanan adalah salah satu pegangan untuk hidup, tidak hanya di masa kuliah saja, melainkan sampai nanti kau anak cucu
Hidup Mahasiswa




Post a Comment