Siapa yang tidak kenal
dengan lirik lagu " Mau di bawa kemana, indonesia kitaaaa...... yah
begitulah sedikit reff dari lagu armada yang selalu saja menanyakan arah
dan tujuan pemerintah indonesia. dari pada di tulis asli mengenai
cinta, lebih baik di ganti indonesia saja, biar tampak lebih indah
bahasnya...
Tidak akan habis cerita tentang negriku ini, kalau jaman dulu cerita tentang nenek moyang mampu di bungkus secara rabi dan indah menjadi wayang, entah nanti jadi apa lagi setelah tahun 2050. sebuah pembelajaran lagi bagi saya pribadi berawal dari acara tv one yang lagi gencar-gencarnya kasus pemalsuan surat, nazarudin dll, dan yang lebih menarik lagi mengenai partai besar republik indonesia yaitu DEMOKRAT. eh awalnya semua pada nutupin kalau di dalam partai tersebut terjadi bentrok batin, nah untungnya programer tv one yang satu ini mampu membuka lebar mata masyarakat akan realitas sesungguhnya mengenai partai terkuat tersebut. karena hal ini membuat saya berfikir, kira kira di twiter nanti pak sby nulis status apa ya???
Team/kelompok/komunitas membangunya itu tidak cukup dengan uang dan waktu cepat, melainkan membutuhkan banyak proses pengenalan diri, sehingga kita mampu sling memahami utuk keberlangsungan bersama / keberlangsungan kelompok bukan pribadi. agar nanti ketika kita mengalami banyak gejolak, kita tidak sendiri, tapi bareng di selesaikan bersama, mungkin kalau bisa begitu terasa indah. nah yang di lakukan beberapa personil partai demokrat melalui media kemaren, sangat mengejutkan, untungnya yang bersuara adalah si pengacara raja minyak. jadi kuat juga pertahanan. lepas dari itu semua, efek dari media adalah kita akan menyampaikan pesan yang kadang tidak terduga, entah karena emosi, bernafsu atau lain-lain dapat terekam dengan jelas segala polah tingkah, apa lagi acara kemaren di tv one live, wah... semakin seru, dan suatu kebanggan juga buat tv one mampu menganyomi masyarakat dengan sajian yang mampu membuka seluruh aib tanpa di tutup tutupi....
kelompok itu solid karena anggotanya benar-benar matang, nah yang terjadi sekarang untuk partai partai indonesia bagaimana??? ini akan menjadi refleksi panjang bagi kita semua mengenai pembentukan partai yang di asumsikan untuk memimpin negara menjadi lebih baik... indonesia itu membutuhkan banyak pondasi pondasi yang kokoh demi kemerdekaan rakyat indonesia, akan tetapi ketika tikus tikus datang dan merusak banyak manusia. entah apa jadinya nanti indonesia, karena tikus itu hingga saat ini belum juga baca Al-Quran.....
Tidak akan habis cerita tentang negriku ini, kalau jaman dulu cerita tentang nenek moyang mampu di bungkus secara rabi dan indah menjadi wayang, entah nanti jadi apa lagi setelah tahun 2050. sebuah pembelajaran lagi bagi saya pribadi berawal dari acara tv one yang lagi gencar-gencarnya kasus pemalsuan surat, nazarudin dll, dan yang lebih menarik lagi mengenai partai besar republik indonesia yaitu DEMOKRAT. eh awalnya semua pada nutupin kalau di dalam partai tersebut terjadi bentrok batin, nah untungnya programer tv one yang satu ini mampu membuka lebar mata masyarakat akan realitas sesungguhnya mengenai partai terkuat tersebut. karena hal ini membuat saya berfikir, kira kira di twiter nanti pak sby nulis status apa ya???
Team/kelompok/komunitas membangunya itu tidak cukup dengan uang dan waktu cepat, melainkan membutuhkan banyak proses pengenalan diri, sehingga kita mampu sling memahami utuk keberlangsungan bersama / keberlangsungan kelompok bukan pribadi. agar nanti ketika kita mengalami banyak gejolak, kita tidak sendiri, tapi bareng di selesaikan bersama, mungkin kalau bisa begitu terasa indah. nah yang di lakukan beberapa personil partai demokrat melalui media kemaren, sangat mengejutkan, untungnya yang bersuara adalah si pengacara raja minyak. jadi kuat juga pertahanan. lepas dari itu semua, efek dari media adalah kita akan menyampaikan pesan yang kadang tidak terduga, entah karena emosi, bernafsu atau lain-lain dapat terekam dengan jelas segala polah tingkah, apa lagi acara kemaren di tv one live, wah... semakin seru, dan suatu kebanggan juga buat tv one mampu menganyomi masyarakat dengan sajian yang mampu membuka seluruh aib tanpa di tutup tutupi....
kelompok itu solid karena anggotanya benar-benar matang, nah yang terjadi sekarang untuk partai partai indonesia bagaimana??? ini akan menjadi refleksi panjang bagi kita semua mengenai pembentukan partai yang di asumsikan untuk memimpin negara menjadi lebih baik... indonesia itu membutuhkan banyak pondasi pondasi yang kokoh demi kemerdekaan rakyat indonesia, akan tetapi ketika tikus tikus datang dan merusak banyak manusia. entah apa jadinya nanti indonesia, karena tikus itu hingga saat ini belum juga baca Al-Quran.....




Post a Comment