Tanpa sadar harini saya dan kawan-kawan ingat akan hari
indah anak muda yaitu malam minggu, ya mungkin cuma hari ini hahaha,
memulainya dari perjalanan yang tak kunjung lancar, macet di mana-mana
kami melewati berbagai keramaian, dari pernikahan yang tiada habisnya,
dari terop satu keterop yang lainnya...... hal ini sempat menjadi
bahasan panjang juga mengenai kami ( ber-4) apa dan mengapa tak berani
melangkah, namun tak akan terjawab karena saya adalah salah satunya.....
Malam
minggu ini berbeda dengan malam malam sebelumnya, kalau di bilang
ramai, pastilah, akan tetapi harus kita liat bahwa disini terdapat 3
obyek menarik, Penjual-Orang tua-siswa. tak heran jika malam ini ramai
karena hari-harini memang hari-harinya para pelajar, menikmati kelas
baru, teman baru, buku baru, sekolah dan semua serba baru, sehingga
banyak sekali keluarga-keluarga yang memenuhi Mall dan pertokoan yang
menyediakan Fasilitas untuk sekolah, seperti buku, tas, sepatu dll...
akan tetapi disisi lain yang harus kita amati dari perjuangan orang tua,
orang tua tidak pernah sama sekali enggan untuk berbuat hal hal yang
tidak di inginkan demi keberlangsungan pendidikan anaknya, hal yang
tidak di inginkan adalah " HUTANG" dan merupakan rahasia umum bagi
masyarakat indonesia.
Sekilas tampak jelas bahwa semangat
masyarakat untuk mengenyam pendidikan ada, dengan rela menjual kambing
hingga menggadaikan kendaraannya. apakah ini yang menjadi awal terjadi
ketidaksinambungan antara arti belajar dalam proses peraih cita-cita???
tp entahlah kadang saya berfikir bahwa semangat orang tua itu membuat
saya terharu dan menjadikan semangat saya untuk mengenyam pendidikan
lebih jauh lagi, akan tetapi ketika endingnya balas dendam/memaknai
sekolah sebagai salah satu alat menghasilkan uang. saya tidak sepakat
Sekolah
adalah salah satu wadah bagi kita untuk mendapatkan banyak teori2 ilmu
pengetahuan, selain itu di sekolah juga banyak mengajarkan kita tentang
kekeluargaan, perskawanan tata krama dll. seharusnya hal ini mampu di
jadikan salah satu patokan pemerintah untuk membentuk generasi penerus
yang lebih baik dengan menata moral-moral pelajar menjadi lebih baik,
jauh dari mora-moral yang Buruk. bukanya malah meracuni pendidikan
dengan strategi-strategi politik untuk menghasilkan uang.
Dan
bagaimana jika sekolah gratis??? :D sedikit membanggakan dengan
Gratisnya, akan tetapi kualitasnya saya juga siap untuk di uji dengan
kelas RSBI, contohnya adik saya sendiri yang kini bisa masuk di sekolah
favorit ohh membanggakan.... dan saya yakin bahwa uang tak selamanya
akan menang, maka ingatlah ketika kau ikhlas dalam menjalankan
keyakinanmu........ jalanlah terus tanpa ragu, karena Allah SWT selalu
meridhoimu,,, amin ya robb.... jangan kira MI itu biasa biasa saja. MI
itu luarbiasa :D




Post a Comment