Aku Untuk-KU


  • Hai Pemata masihkah kau indah seperti desaku yang selalau di hiyasi suara suara adzan
  • Hai Wanita masikah kau sakral dikala seorang ibu yang memiliki surga di telapak kakinya
  • Hai Manusia masihkah kau berburu segala nafsu perutmu yang tiada habisnya
  • Hai 2012 akankah ada prubahan secara radikal pada semua bentuk kemunafikan
Mencoba merefleksikan hari hari kemarin, apakah ada perubahan drastis pada hidup ini, sebentar lagi tahun itu berganti menjadi taun yang lebih tua, dan aku berharap ketuaan tahun ini mampu merubah dan memberi banyak kesadaran pada kita semua, khususnya saya pribadi dalam menjalankan segala sikap dan perbuatan bukan sekedar mengayomi nabsu perut saja melainkan mejalankan segala bentuk kewajiban sebagai umat beragam dengan benar. BENAR adalah sebuah pernyataan yang terucap dan saya harap semua bukanlah ucapan belaka seperti mereka yang sedang mengampanyekan sebuah visi misi politik untuk kepentingan pribadi.

Masih adakah sekelompok manusia yang peduli dengan KESADARAN BERSAMA di tahun 2011 nanti, semoha Allah SWT memberi banyak petunjuk untuk kita semua dalam menjalankan kehidupan ini, manusia di ciptakan bukan sekedar menikmati dan bersenang senang atas keberhasilannya, manusia di lahirkan bukan untuk menikmati semua kekayaan alam saja, kau punya TUHAN kau punya NABI, kau punya KITAB nikmati semuanya, dan tunjukan dengan cara apapun bahwa kau selalu bersyukur atas segala rahmat yang telah di limpahkan pada kita semua. pada dasarnya KESADARAN akan itu semua HILANG ketika KAU selalu saja bernabsu menuruti emosi perut yang tiada habisnya, bahkan kau rela menghancurkan berbagai impian dan cita cita orang lain untuk KEPENTINGANMU. dan dalam ajaranKU barang siapa yang teraniyaya namun mampu menjalaninya dengan tersenyum, sabar dan ikhlas TUHAN tau dimana tempatnya.

Masihkan iri dengki dan saling menjatuhkan itu hadir dalam diri manusia saat ini, masih banyakkah orang yang selalu saja meremehkan orang lain? Masihkah Ego dan Kesombongan itu merajalela pada dunia ini. Apa yang di sombongkan?? Semua milik Tuhan. ketenangan itu bukan sekedar dari berlimpahnya materi, tapi aku sadari bahwa manusia itu tak lama di dunia, dengan waktu yang singkat ini, inginku berlomba untuk mendapatkan bekal ketika nanti aku di jemput, ketika aku nanti di lepaskan dari jasat yang kotor pada dunia ini.

No Response to "Aku Untuk-KU"

Post a Comment